4.7.08

Midnight to end a story full of hope

Midnight to end a story full of hope

Reminiscing my own awaiting memory.
Spreading the pain of a flown story.
Story told, story suffered, story goes, story over.
Started my own bright day to reminisce tonight.
Ended the night to reminisce the day.
Beautiful walk when the sun waves goodbye.
Big laugh on the evergreen we swallow.
Holding each others hands like this moment would last forever.
Joyful heart of mine seeing your hands waving goodbye.
And praying that the day we spent would feel like a precious moment.
Ran back home, so the moon would still light.
Before the moon gets too dark.
So I won’t get lost on my way home.
And would still get the chance to,
Say goodnight, sing a lullaby for you
I was sure that I will get there, my chance.
You’re my morning, you’re my sunshine, you’re the hands that I hold to, you’re the moon that’s right beside me when I fall asleep, and you’ve got to be sure that I am too.


July 3rd 2008

7:30 P.M.


----------------
Now playing: Stina Nordenstam - Hopefully Yours
via FoxyTunes

1.7.08

citra.

seorang bocah berlari dan kabur setelah melihat saya dan teman saya berjalan di belakangnya dan mengira kami adalah tukang palak karena melihat penampilan kami yang disebut punk.
pencitraan bahwa punk adalah kriminal.

sekelompok true hardcore mendatangi sebuah gig emo lalu berteriak "emo sucks" dan memboikot acaranya.
pencitraan bahwa emo is not hardcore and has to be erased from the scene.

seorang anak gadis tidak disetujui oleh orang tuanya berpacaran dengan seorang anak punk yang dandanannya tidak rapih.
pencitraan bahwa punk adalah kaum bodoh yang anti-edukasi.

seorang penikmat musik metal yang berjalan melewati rumah ibadah sambil memakai sweater bergambar orang sedang (maaf) disalib sambil dibakar dipandang jijik oleh dewan keluarga rumah ibadah atau remaja rumah ibadah.
pencitraan bahwa penikmat musik metal adalah orang yang anti-religi dan anti-tuhan.

seorang pemuda instant menolak memulai bisnis kecil-kecilan di komunitas bermainnya karena malu.
pencitraan bahwa seseorang akan terlihat sebagai orang yang kesulitan karena berdagang untuk menambah uang saku ketimbang dengan mudah meminta kepada orang tua.

remaja-remaja borjuis menolak datang ke acara seni budaya lokal ketimuran.
pencitraan bahwa budaya ketimuran dan lokal adalah kuno dan usang karena budaya kebarat-baratan lebih menunjukkan kredibilitas mereka sebagai orang kaya.

di atas adalah pengalaman saya selama menjalani hari-hari saya di kota Bandung ini, yang penuh dengan pencitraan negatif dengan hal yang saya sendiri geluti.
pencitraan media, pencitraan sesepuh, pencitraan orang tua, pencitraan seorang
role model, pencitraan saya, kamu, dia, mereka, siapapun. sebuah citra negatif dapat berubah dengan sebuah pembuktian positif. close minded people are given the chance by god to open their damn minds. so open your eyes and think back.
maaf jika ada tulisan saya di atas yang menyinggung sebuah komunitas atau orang. tidak ada maksud menyindir atau memojokkan, tetapi memang itu yang saya rasakan di sekitar saya. saya sendiri tidak lebih dari seorang new kids on the block yang baru saja mulai menikmati rasanya bergerak di dalam movement seperti ini jadi sama sekali tidak bertujuan untuk menggurui.
june1st08.



Now playing: Hammock - Stars In The Rearview Mirror

Now playing: Hammock - Kenotic

Now playing: Hammock - Miles To Go Before Sleep

Now playing: Hammock - Wish

Now playing: Hammock - Overcast Sorrow

Now playing: Hammock - Glacial
via FoxyTunes

1.3.08

Words of Blues

Love will come with a brew.
A brew made enough for us two.
We'll enjoy it outside when the sky is blue.
And realize that it was made for me and you!
-Anno, 2008

21.2.08

hmm, one for my band!

tak ada waktu melakukan perlawanan,
yang ada hanyalah waktu untuk meniup bara dalam serpihan kayu terbias asap.
siapkan amunisi dan jadilah terdepan.

23.11.07

Finally...

Hari-hari biasa ga ada yang sensasional. Cuma pergi ke kampus dan balik walaupun diajak futsal sama anak-anak, blah ! Saya ada janji hari ini untuk ketemu sama seseorang. Niat langsung pulang ke rumah untuk mandi dan siap-siap lagi pergi ke suatu tempat di Jl. Lombok tapi ada aja accident di jalan. Ban dari bis yang saya tumpangi ternyata bocor, arghhh ! Saya terpaksa naek angkot aja ke warnet tempat saya biasa menghabiskan waktu, ga akan sempet mandi ganti baju dll. Saya pikir, lebih baik ke warnet aja.
Jam 1 saya berangkat ke Jl. Lombok itu untuk menemui seseorang dan setelah perjalanan naek angkutan kota yang singkat walaupun jarak tempuh agak jauh saya pun sampai di tempat. Nunggu sekitar 15 menit, yang saya tunggu datang juga, lalu kami memesan makanan kecil dan minuman berbasis buah-buahan. Perbincangan hangat dan diselingi perbincangan dingin karena kami ga banyak ngobrol dan suasana malah jadi aneh ?!?!?!
Saya sampai speechless, "damn, what do i have to say ? got no damn clue". Cd yang saya janjiin akhirnya saya kasihkan juga. Setelah itu, ga banyak yang dibicarakan selain hal-hal ga penting. Dan sisa waktu saya habisin untuk sms-an sama temen dan menunggu kawan saya satu lagi yang akan datang. Well, pembicaraan untuk menghangatkan suasana yang dingin malah membuat suasana semakin dingin. Teman saya tiba dan membuat saya semakin sulit untuk membuka kembali pembicaraan. Setelah teman saya yang baru datang itu mencoba mencairkan suasana, saya pun kembali berani untuk mengobrol.
Tidak lama, dia pamit untuk pulang karena dia harus segera pulang, saya antar sampai parkiran motor dan dia pergi. What a day ! I'm so glad I could finally meet her again, even though she's not mine, but at least I could give her something that could make her happy. Hopefully.. Hopefully it isn't the last time I could talk with her one on one. Hopefully.
"I won't be too stupid to make the same mistakes again, cause I regret, I really do"
Hal yang bodoh untuk diceritakan, but it means a lot !

16.11.07

Lihat Ke Sekitar Anda

Jum'at beberapa minggu kebelakang saya berjalan-jalan bersama seorang teman ke pusat perbelanjaan elektronik terkemuka di Bandung, cuaca sedikit mendung dan nampaknya hujan akan segera turun, memang benar, sesaat saya turun dari motor, gerimis turun. Saya bergegas agar tidak kehujanan di luar, memasuki gedung itu dan membereskan semua tujuan saya saat itu. Saat keluar hujan sudah mulai reda dan saya kembali ke parkiran motor sekitar 100 meter dari gedungnya. Ketika saya berjalan, kaki saya tersandung dan hampir terjatuh. Sempat saya berujar "njiss, naon sih ngahalangan pisan" dan ternyata bocah homeless yang sedang tertidur, mungkin karena kelelahan "bekerja" seharian. Damn, saya pikir, katanya Bandung segera bersih dari pengemis, tapi nyatanya ?
Trotoar yang sudah sempit mengapit Jalan Purnawarman yang selalu macet di siang hari semakin sempit melihat fakta seperti itu. Mana revitalisasi kota yang dijanjikan ? Kenapa selalu saja kami dibohongi oleh janji ?
Memang menurut banyak sumber bahwa hampir tidak ada kota di dunia ini yang bersih dari pengemis, tetapi dewasa ini, yang seharusnya membawa perubahan setelah sekian janji-jani, malah semakin banyak pengemis di kota ini.
Kerap saya bertanya kepada diri saya sendiri, "apa yang bisa saya lakukan ? otoritas yang berwajib saja ga bisa mengontrol mereka"
Ini selalu menjadi bahan pikiran dan obrolan teman-teman saya di sekitar. Melihat bagaimana kawan-kawan sebaya yang mulai kritis akan masalah-masalah seperti ini, saya optimis, dalam beberapa tahun ke depan masalah kecil seperti ini dapat di reduksi, asalkan semua orang nanti bisa mulai berpikir tentang orang lain, tidak hanya egois dan memikirkan dirinya sendiri. Mungkin saya juga harus mulai memikirkan orang lain, tidak hanya memikirkan diri saya sendiri.
Keep struggling brothers !

15.11.07

God doesn't let me.

Dammit, another miss. I invited her, but she's going on a date with her boyfriend, damn !!!!
Why is it that always when she invites me, I can't and when i'm about to take her, she's unable to come along, i missed every chance.. God, don't you let me ?